Cari Artikel di GBR Elektronik





Tampilkan postingan dengan label product. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label product. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Agustus 2012

Sharp LED Tv Big Aquos LC-80LE940X Layar Lebar

spesifikasi-dan-harga-sharp-led-tv-big-aquos-lc-80le940x-kelemahan-dan-kelebihan

PT Sharp Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya LED Tv dengan layar terbesar,dengan ukuran 70 inchi menjadikan Sharp Big aquos LC-80LE940X menjadi tv paling lebar saat ini.Nuansa nonton bioskop di rumah akan anda rasakan jika menonton tv ini.

“Sharp mulai memperkenalkan TV big size ke pasar Indonesia sejak tahun 2010 dengan meluncurkan AQUOS 60-inch dan dilanjutkan dengan peluncuran a bigger size AQUOS 70-inch pada tahun 2011,” ujar Product General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Herdiana,

Sejak diluncurkan, lanjutnya, minat konsumen terhadap TV layar besar sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pangsa pasarnya yang mencapai 25,9 persen dari total penjualan LCD TV 55-inch ke atas di Indonesia. Prospek yang sangat bagus inilah yang melatarbelakangi Sharp meluncurkan ukuran terbaru. “Ditunjang kemampuan Sakai plant memproduksi masal layar besar, dan keinginan untuk memuaskan pelanggannya, kami yakin produk terbaru ini dapat diterima baik di pasaran,” jelasnya.

Seperti pada seri sebelumnya, AQUOS 80-inch tetap mengandalkan teknologi Quattron yaitu dengan menambahkan warna kuning pada teknologi 3 warna dasar RGB ( Red, Green, Blue ) sehingga gambar yang di hasilkan lebih nyata.

Dengan desain elegan dan dilapisi aluminium halus dan ramping menjadikan tampilan Sharp Big Aquos semakin mewah.Kualitas gambar yang di hasilkan merupakan perpaduan dari teknologi Quattron,X-gen panel dan teknologi High Speed LCD.

Dengan menggunakan Quad Pixel Plus 2 yang telah diperbaharui, AQUOS 80-inch dapat mengoreksi tampilan garis yang bergerigi ataupun bintik-bintik. Sementara fitur Aquo Motion pro yang mengombinasikan panel “200/240Hz” dengan backlight technology yang dapat membuat gambar yang bergerak cepat tidak meninggalkan bayangan.

Fitur baru yang dibenamkan dalam produk ini adalah 3D auto change dimana dengan teknologi ini, pengguna tidak perlu lagi mengatur pola 3D yang tepat seperti side by side atau dari 2D ke 3D, karena akan secara otomatis menyesuaikan dengan tampilan gambar di TV.

“Target penjualan rangkaian big size TV AQUOS ditetapkan sebesar 1.000 unit per bulan dimana dari jumlah tersebut Sharp menetapkan target penjualan AQUOS-80 Inch sebanyak 80 unit. AQUOS-80 Inch dijual dengan harga Rp 88 juta,” imbuhnya.


Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2012/08/15/sharp-luncurkan-tv-berlayar-terbesar


Senin, 07 Mei 2012

Sharp Produk DVD CD-DV790W - DVD Mini Dilengkapi USB

sharp-dvd-cd-dv790w

Sharp mengeluarkan produk terbarunya di bidang audio Dvd mini CD-DV790W yang dilengkapi dengan USB port.

DVD mini Sharp mempunyai fitur utama:

- Musik dari beberapa sumber

- Performa suara yang tinggi

- Dilengkapi USB port

- Dolby Digital / DTS Digital Out

Dengan fitur utama diatas maka Sharp DVD mini CD-DV790W memungkinkan untuk menikmati musik dari berbagai sumber seperti DVD,CD audio,VCD,MP3,CD-R/RW,File gambar JPEG,dan juga USB.

Dengan kualitas suara yang tinggi dari performa sound dengan menggunakan Digital Amplifier,Powerful amplifier 200 W PMPO,Bass Trebel dan 5 mode equalizer dilengkapi X-Bass dan 2 buah speaker.

Dengan USB port memudahkan pengguna memutar file MP3 langsung dari Flashdisk.

Progressive Scan merupakan Fitur untuk menscan disc DVD secara progressive dan halus
Dolby Digital / DTS Digital Out - Format Output Audio Dolby Digital / DTS Digital
Remote Control


Sabtu, 02 Januari 2010

Polytron LSiDi tv

Polytron indonesia merilis produk terbarunya yaitu sebuah produk inovatif yang di beri label LSiDi tv
TV LSiDi Polytron merupakan TV Ultra Slim 21 inch yang mempunyai fasilitas USB & Memory Card Slot memungkinkan membaca data Film, Photo dan Lagu dalam format tertentu tampil di layar TV LSiDi dengan keunikan feature Swivel Base
FEATURES

- 21" Ultra Slim TV
- LCD Look
- Table stand
- Multimedia (USB & Memory Card Slot) player: MP3,WMA,MPG,MP4(AVI),AV (DAT, VOB), JPG,JPEG- XBR2 (Engine Sound)
- Touch Switch
- Swivel Stand 30"
- Buitt-in FM Radio with 100 Program Memory
- Surround Sound
- Music Mode
- Picture Improvement
- Picture Noise Reduction
- Auto Volume Level
- Field Strength Meter
- Dual AV Input
- DVD Input
- AV Output
- Subwoofer Output
- Bass, Treble & Balance Control
- PAL/NTSC AV - CATV Cable Ready
- 200 Program Memory
- Sleep Timer On/Off Timer
- AutoStandby
- Infra Red Remote Control
- AVR (110-240 VAC)





,


Senin, 30 November 2009

TV LCD LG BORDERLESS

lg borderless
LG salah satu perusahaan pembuat televisi generasi LCD meluncurkan sebuah produk unggulan LG Borderless SL80 yang dibekali aneka fitur terkini


LG meluncurkan salah satu produk unggulannya Tv LG LCD BORDERLESS

The Freedom To See Beyond
Memperkenalkan LG BORDERLESS TV,
pertama dengan inovasi desain Single Layer dengan Diamond Panel Technology.
LG BORDERLESS TV sarat oleh fitur-fitur berteknologi tinggi.

Special Features:

* BORDERLESS - One Single Layer
* TruMotion 200Hz
* Bluetooth

Available in 55" , 47" , 42"

Untuk informasi selanjutnya kunjungi http://www.lgborderless.com/


Kamis, 15 Oktober 2009

LG MELUNCURKAN TV DIGITAL


Jakarta - Di saat harga set top box, Rp 350-400 ribu, untuk konverter analog ke siaran digital masih dianggap mahal, LG malah memberanikan diri merilis TV digital built in dengan harga yang terbilang lumayan mahal bagi kantong orang Indonesia kebanyakan.

LG dalam kesempatan ini meluncurkan dua produk LCD yang terintegrasi dengan perangkat tuner penangkap siaran digital. Kedua produk, yakni seri 47LH70YD untuk 47 inchi dan 55LH70YD untuk 55 inchi, dilepas dengan harga Rp 25 juta dan Rp 45 juta.

GM Display Factory PT LG Electronics Indonesia Win Godfried mengaku tak mematok target muluk dengan peluncuran kedua produk ini. Ia juga bilang, LG hanya mengincar segmen pasar kalangan atas yang terbatas.

"Potensi pasar TV digital ini sangat besar. LG memberanikan diri untuk memulainya," katanya di sela kerjasama TV digital antara TVRI dan LG, di gedung TVRI, Jakarta.

Kedua produk TV digital ini dipersenjatai dengan chip khusus sebagai penangkap siaran digital. Chip ini terintegrasi langsung di dalam set sirkuit LCD TV. Hasilnya, klaim Win, kualitas penangkapan sinyal video dan audio lebih sempurna karena tak ada perantara perangkat lain.

Menurutnya, kualitas siaran akan berbeda jika konsumen menggunakan dekoder set top box. "Pasalnya, penggunaan kabel dalam dekoder menghalangi lintas sinyal yang masuk dalam sirkuit TV. Akibatnya, sinyal tak dapat tertangkap 100 persen."

Siaran digital sendiri telah diuji coba sejak Agustus 2008 lalu oleh beberapa pihak swasta, di antaranya Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI), konsorsium TV kabel yang dikomandoi MNC, Tren Mobile TV, dan Telkom-TVRI.

Anggota KTDI adalah SCTV, TV One, ANTV, Metro TV, dan Trans Corp. Sementara Tren Mobile TV menggandeng Indosat untuk menggelar Digital Video Broadcasting-Handheld (DVB-H) hingga Desember nanti.

"Kehadiran Built-In Digital TV pertama kami di Indonesia ini sebagai bukti komitmen LG dalam mendukung percepatan migrasi menuju era siaran digital di Indonesia," tandas Win dalam keterangan tertulisnya

From detikinet.com



Apa sih Televisi Digital itu ????

Televisi digital atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi. Alasan pengembangan televisi digital antara lain:

· Perubahan lingkungan eksternal

o Pasar TV analog yang sudah jenuh

o Kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel

· Perkembangan teknologi

o Teknologi pemrosesan sinyal digital

o Teknologi transmisi digital

o Teknologi semikonduktor

o Teknologi peralatan yang beresolusi tingggi

Keberadaan TV Digital di Indonesia

Stasiun televisi memanfaatkan sistem teknologi digital (khususnya perangkat studio) untuk memproduksi program, editing, recording dan menyimpan data. Pengiriman sinyal gambar, suara dan data menggunakan sistem transmisi digital dengan menggunakan satelit hanya dimanfaatkan oleh siaran TV berlangganan.


Frekuensi TV Digital

Aplikasi teknologi digital pada sistem penyiaran TV yang dikembangkan di pertengahan tahun 90an dan diujicobakan pada tahun 2000. Pada awal pengoperasian sistem digital, dilakukan siaran TV secara bersama dengan siaran analog sebagai masa transisi. Ujicoba sistem tersebut dilakukan sampai mendapatkan hasil penerapan siaran TV digital yang paling ekonomis, sesuai dengan kebutuhan dari negara yang mengoperasikan.

Secara teknis, pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital. Perbandingan lebar pita frekuensi yang digunakan TV analog dan TV digital adalah 1 : 6. Artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital dengan lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplex, dapat memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda.

Selain ditunjang teknologi penerima yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berubah, TV digital ditunjang oleh produksi peralatan audio visual (video camera, dll) yang menggunakan format digital dan sejumlah pemancar yang membentuk jaringan berfrekuensi sama sehingga daerah cakupan dapat diperluas.

Teknologi digital efisien dalam pemanfaatan spektrum. Satu penyelenggara televisi digital memanfaatkan spektrum dalam jumlah yang cukup besar. Artinya, tidak hanya 1 (satu) kanal pembawa melainkan lebih. Penyelenggara berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan, yang mentransmisikan secara teresterial program dari stasiun televisi lain menjadi satu paket layanan sebagaimana penyelenggaraan televisi kabel berlangganan yang ada saat ini.

Kelebihan Frekuensi TV Digital

Meningkatnya penyelenggaraan televisi dimasa depan dapat diantisipasi dengan suatu terobosan kebijakan dalam pemanfaatan spektrum frekuensi. Penyelenggara televisi digital berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital, sedangkan program atau content disediakan oleh operator yang khusus menyelenggarakan jasa program/content televisi digital (operator lain). Dari aspek regulasi, terdapat izin penyelenggara jaringan dan izin penyelenggara jasa program/content sehingga dapat menampung banyak perusahaan baru yang bergerak dibidang penyelenggaraan televisi digital.

Bentuk penyelenggaraan sistem penyiaran di era digital mengalami perubahan baik dari pemanfaatan kanal maupun teknologi jasa pelayanannya. Pada pemanfaatan kanal frekuensi, terjadi efisiensi penggunaan kanal. Satu kanal frekuensi yang saat ini hanya bisa diisi oleh satu program saja nantinya bisa diisi antara empat sampai enam program sekaligus.

Kualitas Penyiaran TV Digital

Desain dan implementasi sistem siaran TV digital (terutama) ditujukan pada peningkatan kualitas gambar. TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi tinggi. Sistem TV digital mampu menghasilkan penerimaan gambar yang jernih, stabil, dan tanpa efek bayangan atau gambar ganda, walaupun pesawat penerima berada dalam keadaan bergerak dengan kecepatan tinggi. Sistem TV digital tidak mengenal gambar tidak jelas, gambar ganda (ghost), dan kualitas gambar buruk lainnya, karena pada teknik digital hanya dikenal YES or NO. Gambar bagus atau tidak ada sama sekali.

Manfaat Penyiaran TV Digital

· TV digital digunakan untuk siaran interaktif.

· Aplikasi teknologi siaran digital menawarkan integrasi dengan layanan interaktif, layanan komunikasi dua arah seperti internet.

· Penyiaran TV digital terrestrial bisa diterima oleh sistem penerimaan TV tidak bergerak dan penerimaan TV bergerak (mobile TV/HP). Kebutuhan daya pancar TV digital juga lebih kecil.

· Penyiaran TV Digital menyebabkan tersedianya saluran siaran yang lebih banyak.

Transisi ke TV Digital

Migrasi dari teknologi analog ke teknologi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar TV dan penerima siaran TV. Karena pesawat TV analog tidak bisa menerima sinyal digital, maka diperlukan alat tambahan yang dikenal dengan Set-Top Box yang berfungsi menerima dan merubah sinyal digital menjadi sinyal analog.

Set-Top Box berguna untuk meminimalkan resiko kerugian (baik bagi operator TV maupun masyarakat) agar pesawat penerima analog dapat menerima siaran analog dari pemancar TV yang menyiarkan siaran TV Digital, sehingga pemirsa (masyarakat) yang telah memiliki pesawat penerima TV analog secara perlahan-lahan dapat beralih ke teknologi TV digital dengan tanpa terputus layanan siaran yang ada selama ini

Infrastruktur TV digital terrestrial relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan infrastruktur TV analog. Karena itu, operator TV (yang sudah ada) dapat memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun, seperti studio, bangunan, SDM dan lain sebagainya dan menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Sehingga di kemudian hari penyelenggara TV digital dapat dibagi menjadi penyedia jaringan (Network Provider) dan penyedia isi (Content Provider).

Sistem Pemancar TV Digital

Di seluruh dunia ada tiga standar TV digital, yaitu: Digital Television (DTV) di USA, Digital Video Broadcasting Terrestrial (DVB-T) di Eropa dan Integrated Services Digital Broadcasting Terrestrial (ISDB-T) di Jepang. Semua standar di atas berbasiskan OFDM dengan error correcting code reed Solomon dan/atau convolutional coding dan audio codingnya adalah MPEG-2 Audio AAC untuk ISDB-T dan DTV dan MPEG-1 layer2 untuk DVB-T.

Jepang membuat standar sendiri dalam hal TV Digital ini [1]. Dibandingkan dengan DTV dan DVB-T, ISDB-Tnya Jepang dikabarkan sangat fleksibel dan memiliki kelebihan terutama pada penerima yang bergerak (mobile reception). ISDB-T lebih tahan terhadap efek Doppler. ISDB-T yang merupakan satu dari dua saudaranya yaitu ISDB-S (untuk transmisi lewat kabel) dan ISDB-S (untuk satelit), juga bisa diaplikasikan pada sistem dengan bandwidth 6,7MHz dan 8MHz.

Fleksibilitas ISDB-T bisa dilihat dari mode yang dipakai, yaitu: mode 1 untuk aplikasi mobile SDTV, mode 2 untuk aplikasi penerima yang mobile dan fixed HDTV/SDTV dan Mode 3 untuk yang khusus penerima fixed HDTV/SDTV. Semua data modulasi fleksible untuk QPSK dan 16QAM atau 64QAM. Perubahan mode ini bisa diatur melalui apa yang disebut TMCC (Transmission and Multiplexing Configuration Control)




Senin, 10 Agustus 2009

Blue-ray Player Sharp : BDHP20A

Blu Ray merupakan teknologi penyimpanan data dalam format HD yang mampu memutar konten hingga 25 GB dalam satu layer (lapisan) cakram (total 50 GB dua layer). Atau setara 10 kali kemampuan menyimpan cakram DVD. Disebut Blu Ray karena menggunakan Blue Violet Laser (sinar laser warna biru ungu), berbeda dengan DVD yang menggunakan sinar merah. Tak hanya memiliki kapasitas penyimpan yang besar, pemutar Blu Ray juga mampu menampilkan format gambar dengan resolusi HD 1080p.

BD-HP20A mempunyai fitur Quick Start 0,8 detik start-up dari mode stand-by. Pemutar Blu Ray ini didukung dengan Aquos Link memungkinkan adanya koneksi untuk menggunakan hanya satu remote control. Desain piano-black-finished dengan tinggi 68 mm menjadikan pemutar Blu ray BD-HP20A menjadi pasangan yang cocok untuk Aquos.

Produk ini juga memiliki multi format playability yang dapat memutar disc dalam berbagai macam format, seperti Blu Ray disc, DVD-Video, DVD-R/RW, CD dan CD-R/RW. Selain itu, Blu ray BD-HP20A hemat listrik karena hanya membutuhkan daya 28 watt untuk menjalankannya dan 0,5 watt pada waktu stand-by.


The BD-HP20A is capable of full high definition 1080p video (the highest quality video mode in the market) for the most precise and realistic visual experience imaginable. It can output video signals at 24Hz, the standard frame rate for cinema content, and upscale ordinary DVDs to 1080p via HDMI.

Hard-core home theater enthusiasts will be glad to know the BD-HP20A supports the next-generation lossless audio codec, Dolby True HD (lossless, 48 kHz only) for the pristine delivery of multi-channel audio. The BD-HP20A is also compatible with Dolby Digital Plus and DTS Digital Surround to create an immersive and engaging sound stage.

The BD-HP20A boasts of having the quickest start-up from standby in 10 seconds1 among all players in the market and is the thinnest 2 Blu-ray Disc player in its class at 68 mm high.

Another notable feature of the BD-HP20A is the AQUOS LINK 3, which lets users operate the player from a Sharp AQUOS LCD TV remote controller: when it is time to play a disk, the input switches automatically to the player. Design mavens will love the sleek look of the player and its piano black finish as seen on popular AQUOS models.

In a related development, Sharp Corporation (Japan) recently announced its introduction of seven new recordable Blu-ray Disc players that enable recording of HDTV content and two new AQUOS Blu-ray Disc players with high capacity hard drives.Sharp is positioning these new Blu-ray players to become the digital video recorders of the 21st century

  • Full High-Definition 1080p/24 Hz output from Blu-ray Disc/Via HDMI
  • HDMI Ver.1.3 (High-Definition Multimedia Interface) Enables, All-Digital Audio & VIdeo Transmission
  • Quick Start - Approx 10 Seconds in Standby Mode
  • Slim Design-Just 68 mm High (Thinnest in Its Class)
  • DVD Upconversion to 1080p
  • 5.1-Channel Analogue & Optical / Coaxial Digital Audio Output
  • On-Screen Display (English, French, Spanish, Italian, Dutch,Portuguese, Swedish and German)
  • Low Power Consumption (Approx. 0.6 W in Standby Mode)
  • Compatible with AQUOS Link (Depends on TV Model)



Selasa, 30 Juni 2009

TV LCD viera dari PANASONIC



Adanya peringatan global warming dari seluruh dunia membuat dunia teknologi mulai berpikir bagaimana menghasilkan teknologi yang ramah lingkungan. Salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia telah memikirkan hal ini, yakni Panasonic. Panasonic sendiri telah mendominasi pasar televisi sebesar 7% dan menjadi pemimpin pasar elektronik lainnya. Panasonic menerapkan teori ‘go green’ atau teori ramah lingkungan pada produk terbarunya, TV Panasonic VIERA. Produk Panasonic tersebut mulai diluncurkan pada hari Kamis (19/06) lalu di Jakarta.

“Panasonic memiliki komitmen kuat untuk menciptakan produk yang ramah lingkungan dan ramah penggunaannya,” kata Presiden Direktur PT. Panasonic Gobel Indonesia, Ichiro Suganuma.

Tidak hanya TV Panasonic VIErA, tetapi Panasonic juga berencana akan meluncurkan layanan baru kepada konsumen yakni VIV (VIErA Intelligent Vehicle) pada bulan Agustus mendatang. Layanan VIV ini ditujukan untuk konsumen agar konsumen dapat memahami faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan ketika membeli TV. VIV dari Comforting Technology VIErA ini selain ditujukan untuk memberi kenyamanan konsumen dalam menggunakan TV Panasonic VIErA, juga dlengkapi dengan VIC (Viera Intelligent Consultant) atau konsultan VIErA yang akan membantu konsumen agar konsumen lebih jelas mengenai pengunaan TV Panasonic VIErA.

TV Panasonic VIErA, produk baru dari Panasonic yang ramah lingkungan dilengkapi dengan tempat penyimpanan daya dengan masa pakai panel 100.000 jam, RoHS Compliance, dan penyimpanaan energi dalam Mode Eco dan user-friendly dengan tekstur yang menarik mata.
Sumber : www.folderbiz.com



Mau berlangganan Artikel Masukkan alamat emailmu:

Delivered by FeedBurner

GBR ELEKTRONIK
Jl Gambiran no 73 umbulharjo yogyakarta 55161
Menerima servis panggilan LCD,LED TV,KULKAS,MESIN CUCI,DLL
Untuk wilayah yogyakarta dan sekitar

HP : 085103439933

Email : gbrzone@gmail.com
WA : 085103439933
FB Messenger : gbrzone@gmail.com

Facebook
Twitter